Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melalui UPT. Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (UPT.TIKP) kemarin hari sabtu tanggal 24  November tahun 2018  menyelenggarakan Grand Final Festival Sinema Sekolah (FSS) tahun 2018

di Balai Budaya jalan Pemuda Surabaya , juri telah berhasil menyeleksi hampir 300 karya sinema sekolah yang mendaftar menjadi 20 Finalis 10 karya dari jenjang SMA yaitu SMA  AL-MA'HADUL ISLAMI BEJI KAB. PASURUAN dengan judul Bangkit, SMAN 1 GLAGAH BANYUWANGI dengan judul Repetisi, SMAN 1 TRENGGALEK dengan judul Sembilan Satu, SMAN 1 PONOROGO dengan judul Multitasking, SMAN 1 SUMENEP dengan judul Behing The Scene, SMA ISLAM KEPANJEN KAB. MALANG dengan judul Dibalik Cerita, SMAN 1 KALIANGET KAB. SUMENEP dengan judul Esok Kan Bahagia,  SMAN 1 KRAKSAAN KAB. PROBOLINGGO dengan judul Bergegas, SMAN 1 TEGALOMBO KAB. PACITAN dengan judul Subur,  SMAN 1 BOJONEGORO dengan judul Takkan Berhenti dan 10 karya dari jenjang SMK yaitu SMKN 4 JEMBER dengan judul Sedang Praktek, SMKN 1 PONOROGO dengan Judul Geblak'an, SMKN 1 LAMONGAN dengan judul Kisah Klasik, SMKN 1 JENANGAN PONOROGO dengan judul Laku, SMKN 1 BOYOLANGU TULUNGAGUNG dengan judul Motif, SMKN 1 POGALAN TRENGGALEK dengan judul Risau, SMKN 10 SURABAYA dengan Judul Brave, SMKN 1 CERME GRESIK degan judul Pilihan, SMKN 2 MADIUN dengan judul Laku, SMKN 2 KEDIRI dengan judul Ngak Ilok.

Kegiatan Grand Final FSS 2018 ini dibuka secara resmi oleh Kepala UPT.TIKP bapak Sunarto, SH, M.Si dimana dalam sambutanya memberi pesan kepada 288 seluruh peserta finalis FSS 2018 yang hadir,  bahwa dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 harus cerdas, talenta-talenta anak muda dalam berkaya di bidang sinematografi bias dijadikan sebagai awal membangun ekonomi kreatif sehingga bisa bersaing dengan yang lain. Dan bagi yang menang jangan berpuas diri terus berkaya dan juga yang belum menang terus belajar.

Pada grand final FSS 2018 selain mengumumkan para pemenang seluru kategori , panitia juga menghadirkan narasumber Wicaksono Wisnu Legowo Sutradara  film " Turah" sekaligus pemenang Nominasi " Singapore Internasional Film Festival" dan sebagai Wakil Indonesia di Ajang Piala Oskar 2018,  dari Tegal yang di kemas dalam bentuk sarasehan

PJJ Bagi Guru